Selasa, 07 April 2015

"BIARLAH"

Biarlah mimpi buruk cukup tersimpan dalam tidurku.
Takkan kubiarkan mereka menghantui saat aku bangun.
Aku tahu tanya itu di matamu.
Sebaiknya tak kubuat benakmu bertambah keruh.

Biarlah takut menjadi bayang samar di balik senyum ini.
Takkan kubiarkan teror mengusikmu hingga gelisah setengah-mati.
Aku tahu, diam-diam kau pun merasa ngeri.
Ada Tuhan, sayang, kita tak pernah sendiri.

Biarlah kita terus berusaha
meski dengan sisa-sisa yang ada.
Mereka bukan siapa-siapa,
maupun apa-apa
meski ingin dan merasa bisa menguasai segalanya.
Hidup ini bahkan bukan kita yang punya.
Lalu siapa mereka yang merasa berhak atas semua?

Serahkan takutmu pada-Nya.
Biarkan mereka suka-suka.
Matikan rasamu pada mereka
agar mereka tidak bisa berkuasa
apalagi berbuat apa-apa.
Kamu telah lama bebas merdeka
meski mereka masih selalu berusaha
memasukkanmu ke dalam penjara
mengataimu gila
menyebutmu tak berguna.

Mereka tak sadar telah lama kalah
saat hanya kepada-Nya kamu pasrah.
Jadi biarlah...

R.

(Jakarta, 4 April 2015)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar