Rabu, 02 September 2015

"PUISI UNTUK PEMALAS"

Bangunlah, wahai pemalas!
Mau sampai kapan berleha-leha?
Ucapan favoritmu adalah: "Nanti saja."
Tak sadar suatu saat kau yang habis terlibas.

Katamu sudah cukup puas
dengan semua yang ada
Untuk apa lagi susah-payah berusaha?
Yang ada malah lelah akibat bekerja terlalu keras.

Jika demikian,
tak perlulah menebar iri, dengki, dan semua kebencian
kepada mereka yang tak henti bergerak
sementara kalian memilih diam jadi kerak.

Bukan salah mereka kalian merana.
Katanya suka leha-leha?
Biarkan mereka terus berusaha,
sementara kalian sendiri enggan kemana-mana.

Berhentilah merengek, wahai para pemalas!
Jangan buat mereka gerah
dengan kalian yang bisanya hanya berkeluh-kesah
terus-menerus mencari siapa yang salah!

R.
(Jakarta, 29 Agustus 2015 - 11:15 )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar