Sabtu, 01 Februari 2014

"SEJATINYA CINTA"

Kalian lama bersama,
hingga saling berkaca.
Dua benak ibarat kembar,
saling terbaca:
sejatinya cinta!

Ya, sejatinya cinta,
meski tak sempurna adanya.
Kadang ‘si kembar’ beda selera,
tak selalu sepaham.
Untunglah keduanya dewasa.

Ya, dewasalah keduanya.
Saat ego tak lagi selalu berjaya,
bersyukurlah akan adanya cinta.
Selisih tak jadi akhir semua.
Semoga bahagia selamanya!

R.

(Jakarta, 27 Januari 2014)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar