Sabtu, 23 November 2013

"EPILOG CINTA"

Waktu seakan membeku
saat mata kita bertemu.
Inikah saat terakhir itu?

Kita bicara
meski kalah oleh suara
gemuruh gejolak jiwa
menulikan telinga.

Andai waktu sungguh mampu membeku,
akankah kita ikut membatu?
Selamanya, tanpa perlu berlalu.

Ssh, diamlah.
Kita telah kalah.
Realita ngotot ingin berdiri di tengah,
meski hati ini belum jua lelah.

Jangan menangis, sayang.
Mungkin ini hanya cobaan.
Mungkin semua akan berbeda di masa depan...

R.

(Jakarta, 5 November 2013)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar