Sabtu, 07 November 2015

"PUISI TERAKHIR UNTUK SI MATA BIRU"

Ini adalah malam dari sekian malam lalu
dimana aku enggan memikirkanmu
tak peduli indahnya mata birumu
Aku bosan dengan hatiku yang kian kelabu
Rindu ini begitu mengganggu

Lalu?
Tuhan, aku ingin libur
dari patah hati yang kian mengancamku agar hancur
Aku takut fantasi dan realita melebur
Aku enggan membiarkan logika kabur

Ini adalah malam dimana aku hanya ingin tidur
tanpa harus memimpikanmu
hingga bangun tergugu...

R.
(Jakarta, 7 November 2015 - 22:54)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar